Geger Pacinan (1740–1743)

Peristiwa Jawa Tengah EVT-0107

Bentuk nama lain dan yang ditolak (2)

Bentuk yang ditolak tetap dapat dicari agar sumber lama tetap dapat ditemukan, tetapi tidak pernah dipakai dalam kalimat entri.

Geger Pacinan (1740–1743) Nama utama
The Chinese War (1740–1743) Nama lain

Pembantaian penduduk Tionghoa di Batavia pada Oktober 1740 dan perang yang mengikutinya, ketika pemberontak Tionghoa dan pasukan Jawa bersekutu melawan VOC, Kartasura jatuh pada 1742, dan keraton dipindahkan ke Surakarta pada 1745 — rangkaian yang mengakhiri kemandirian Mataram.

Oktober 1740

Pada Oktober 1740 penduduk Tionghoa di dalam tembok Batavia dibunuh selama beberapa hari oleh pasukan VOC dan penduduk kota; perkiraan korban berkisar sekitar sepuluh ribu orang, dan sebagian besar penduduk Tionghoa kota itu tidak tersisa. Peristiwa itu didahului keresahan di luar kota akibat kemerosotan harga gula dan pengangkatan pekerja tebu yang kehilangan pekerjaan, serta rencana pemerintah untuk mengangkut sebagian mereka ke Ceylon — rencana yang beredar sebagai kabar bahwa mereka akan dibuang ke laut.

Gubernur jenderal Adriaan Valckenier kemudian ditahan dan diadili oleh pemerintahnya sendiri atas peristiwa ini, dan meninggal dalam tahanan pada 1751. Pengadilan itu adalah salah satu dari sedikit perkara tempat pejabat tertinggi VOC dimintai pertanggungjawaban, dan ia dicatat di sini karena keberadaannya menunjukkan bahwa peristiwa tersebut dipandang sebagai kelewatan bahkan menurut ukuran zaman dan lembaganya sendiri.

Sumber 123

Perang yang mengikutinya, dan akibatnya pada Mataram

Yang selamat dan yang berada di luar kota bergabung dengan kelompok bersenjata dan bergerak ke timur sepanjang pesisir, dan pada 1741 mereka bersekutu dengan pasukan Mataram di bawah Pakubuwana II melawan VOC. Persekutuan itu kemudian ditinggalkan Pakubuwana II, yang berbalik kepada VOC ketika keadaan berubah, dan pembalikan itu memecah dukungan di dalam istananya sendiri.

Dari perpecahan tersebut tumbuh rangkaian perang perebutan takhta yang berlangsung sampai 1755 dan berakhir dengan Perjanjian Giyanti. Peristiwa 1740 di Batavia karena itu bukan peristiwa kota yang berdiri sendiri: ia adalah awal rangkaian yang berakhir dengan terbelahnya Mataram menjadi dua keraton, dan hubungan itu jarang disebut ketika kedua peristiwa diajarkan terpisah.

Sumber 143

Entri penuh 3 / 3

2 bagian, 4 sumber, satu di antaranya primer.

Penuh bukan berarti selesai. Artinya entri ini melewati ambang yang ditetapkan ensiklopedia ini sebelum ia berbicara panjang.

Bagaimana kedalaman dihitung →

Lanjut membaca