Batik
Benda Jawa Tengah
Terpelihara Diperselisihkan
Setiap sumber membawa tingkatnya. Tingkat 1 adalah bahan yang berasal dari komunitas sendiri; tingkat 6 adalah sumber tersier yang dicantumkan hanya sebagai penanda klaim yang beredar dan tidak pernah menjadi dasar pernyataan.
- 1 T2 Tingkat 2 — Ilmiah bertelaah sejawatMonografi Veldhuisen-Djajasoebrata, Alit. Batik op Java. Rotterdam: Museum voor Land- en Volkenkunde, 1972.
- 2 T2 Tingkat 2 — Ilmiah bertelaah sejawatMonografi Rouffaer, G. P. & H. H. Juynboll. De batik-kunst in Nederlandsch-Indië en haar geschiedenis. Utrecht: Oosthoek, 1914. 2 jilid.
- 3 T5 Tingkat 5 — Sekunder populerBuku populer Djoemena, Nian S. Ungkapan Sehelai Batik / Batik: Its Mystery and Meaning. Jakarta: Djambatan, 1986.
- 4 T1 Tingkat 1 — Primer, dari komunitasRekaman lapangan Tuturan Mbah Sukemi, pembatik Girilayu, Matesih, Karanganyar, perihal urutan pencantingan dan penyogaan. Rekaman audio-visual, September 2024. Arsip Indonesiana.
- 5 T3 Tingkat 3 — Kelembagaan dan resmiPenetapan UNESCO. “Indonesian Batik”, Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, inskripsi 2009.
- 6 T6 Tingkat 6 — Tersier, belum terverifikasiSumber tersier belum terverifikasi Deskripsi motif batik pada lapak daring, tanpa atribusi, ±2023. Nama motif dan maknanya kerap tertukar di sini.
- 7 T2 Tingkat 2 — Ilmiah bertelaah sejawatSuntingan Nordholt, Henk Schulte, ed. Outward Appearances: Dressing State and Society in Indonesia. Leiden: KITLV Press, 1997.