Bugis

Masyarakat Sulawesi Selatan PEO-0007

Terpelihara

Bentuk nama lain dan yang ditolak (2)

Bentuk yang ditolak tetap dapat dicari agar sumber lama tetap dapat ditemukan, tetapi tidak pernah dipakai dalam kalimat entri.

Bugis Nama utama
To Ugi Nama lain

Masyarakat berbahasa Bugis di Sulawesi Selatan, pelaut dan pedagang yang permukimannya tersebar di seluruh perairan Nusantara, dan pemilik salah satu korpus sastra terpanjang di dunia, La Galigo.

Pelayaran dan permukiman

Sejak abad ke-17 rombongan Bugis mendirikan permukiman di Kalimantan Timur, Johor, Selangor, Sumatera, dan Nusa Tenggara, kerap sebagai pedagang sekaligus kekuatan politik. Kapal pinisi, yang dibangun di Bulukumba oleh pembuat kapal Konjo, adalah bentuk teknisnya yang paling dikenal.

Sumber 1

Aksara Lontara

Aksara Lontara dipakai untuk menulis Bugis dan Makassar. Namanya berasal dari daun lontar, bahan tulis aslinya. Aksara ini tidak menuliskan konsonan penutup suku kata, sehingga pembacaan naskah lama bergantung pada penguasaan bahasa dan bukan semata pada penguraian huruf.

Sumber 21

Koreksi pada entri ini

Koreksi 2025-04-22 · COR-0004

Koreksi angka. Jumlah halaman salinan La Galigo di Leiden semula ditulis “sekitar 6.000 halaman”. Angka itu keliru dan kini dinyatakan sebagai sekitar 2.851 halaman folio, merujuk katalog penyimpan.

Lanjut membaca