Trowulan
Tempat Jawa Timur
Kawasan situs seluas lebih dari sepuluh kilometer persegi di Mojokerto yang dikenali sebagai ibu kota Majapahit, dengan jaringan kanal dan waduk, gapura, kolam, dan bengkel kerja — satu-satunya situs kota kerajaan Jawa yang dapat digali, dan yang sebagian besarnya berada di bawah desa dan sawah yang dihuni sekarang.
Kota air
Yang paling menerangkan tentang Trowulan bukan bangunannya melainkan tanahnya: penginderaan udara dan galian menunjukkan jaringan kanal lurus yang berpotongan tegak lurus, membagi kawasan menjadi petak-petak, dengan waduk besar seperti Segaran. Susunan itu sesuai dengan gambaran Nagarakretagama mengenai ibu kota berpetak dengan tembok dan lapangan, dan kesesuaian itulah yang menjadi dasar utama pengenalan situs ini sebagai ibu kota Majapahit.
Kanal-kanal itu mengatur air pada dataran yang kering pada musim kemarau dan tergenang pada musim hujan. Bangunan bata — bukan batu andesit seperti di Jawa Tengah — adalah bahan yang tersedia dan juga bahan yang paling mudah diambil kembali, dan pengambilan bata dari situs berlangsung berabad-abad.
Situs yang dihuni
Trowulan bukan kawasan kosong yang dipagari. Puluhan ribu orang tinggal di atasnya, menggarap sawah di atasnya, dan membuat batu bata dari tanahnya — pekerjaan yang di sejumlah dusun telah berlangsung turun-temurun dan yang bahannya adalah lapisan yang mengandung tinggalan. Setiap kebijakan pelindungan karena itu adalah kebijakan mengenai mata pencarian, bukan hanya mengenai benda.
Rencana pembangunan pabrik baja di kawasan ini pada 2013 dibatalkan sesudah ditentang. Penetapan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional memberi dasar hukum, dan pelaksanaannya tetap berhadapan dengan pertanyaan yang sama: apa yang boleh dikerjakan penduduk di atas tanah yang mereka miliki. Ensiklopedia ini mencatat sengketa itu sebagai bagian dari entri, bukan sebagai gangguan terhadapnya.
Entri penuh 3 / 3
2 bagian, 4 sumber, satu di antaranya primer.
Penuh bukan berarti selesai. Artinya entri ini melewati ambang yang ditetapkan ensiklopedia ini sebelum ia berbicara panjang.