Membatik
Praktik Jawa Tengah
Terpelihara
Bentuk nama lain dan yang ditolak
Bentuk yang ditolak tetap dapat dicari agar sumber lama tetap dapat ditemukan, tetapi tidak pernah dipakai dalam kalimat entri.
Penutupan kain dengan malam panas memakai canting atau cap sebelum pencelupan, diulang untuk setiap warna, sehingga bagian yang tertutup tidak menerima warna; kerja yang pada kain tulis halus berlangsung berbulan-bulan untuk satu lembar.
Tulis, cap, dan cetak
Tiga hal beredar dengan satu nama. Batik tulis ditutup dengan canting, corong kecil bertangkai, sehelai demi sehelai. Batik cap ditutup dengan cap tembaga, jauh lebih cepat, dan telah dikerjakan sejak pertengahan abad ke-19. Batik cetak atau batik printing bukan batik sama sekali: polanya dicetak pada kain tanpa lilin dan tanpa pencelupan berulang, dan yang dijualnya adalah gambar batik dan bukan batik.
Pencatatan UNESCO pada 2009 menyebut teknik membatiknya, yaitu penutupan dengan lilin, sehingga batik cetak tidak termasuk di dalamnya. Perbedaan itu tidak terbaca pada foto dan hanya terbaca pada kain: batik yang dicelup berwarna pada kedua sisinya, sedangkan yang dicetak tidak. Ensiklopedia ini menyebutkan tanda praktis tersebut karena ia satu-satunya yang dapat dipakai pembeli tanpa keterangan penjual.
Entri penuh 3 / 3
2 bagian, 4 sumber, satu di antaranya primer.
Penuh bukan berarti selesai. Artinya entri ini melewati ambang yang ditetapkan ensiklopedia ini sebelum ia berbicara panjang.