Wayang Kulit

Praktik Jawa Tengah PRC-0041

Terpelihara

Setiap sumber membawa tingkatnya. Tingkat 1 adalah bahan yang berasal dari komunitas sendiri; tingkat 6 adalah sumber tersier yang dicantumkan hanya sebagai penanda klaim yang beredar dan tidak pernah menjadi dasar pernyataan.

  1. 1 T2 Tingkat 2 — Ilmiah bertelaah sejawatArtikel jurnal Sumarsam. Gamelan: Cultural Interaction and Musical Development in Central Java. Chicago: University of Chicago Press, 1995.
  2. 2 T2 Tingkat 2 — Ilmiah bertelaah sejawatMonografi Sears, Laurie J. Shadows of Empire: Colonial Discourse and Javanese Tales. Durham: Duke University Press, 1996.
  3. 3 T2 Tingkat 2 — Ilmiah bertelaah sejawatMonografi Mrázek, Jan. Phenomenology of a Puppet Theatre: Contemplations on the Art of Javanese Wayang Kulit. Leiden: KITLV Press, 2005.
  4. 4 T5 Tingkat 5 — Sekunder populerBuku populer Mulyono, Sri. Wayang: Asal-usul, Filsafat dan Masa Depannya. Jakarta: Gunung Agung, 1978.
  5. 5 T3 Tingkat 3 — Kelembagaan dan resmiPenetapan UNESCO. “Wayang Puppet Theatre”, inskripsi 2008 (proklamasi Masterpiece 2003); “Indonesian Kris”, inskripsi 2008 (proklamasi 2005); “Gamelan”, inskripsi 2021.
  6. 6 T1 Tingkat 1 — Primer, dari komunitasTuturan lisan Tuturan Ki Purbo Asmoro perihal lakon ruwatan Murwakala dan syarat pementasannya. Wawancara, Surakarta, Juli 2024.