Pegunungan Kendeng
Tempat Jawa Tengah
Bentuk nama lain dan yang ditolak
Bentuk yang ditolak tetap dapat dicari agar sumber lama tetap dapat ditemukan, tetapi tidak pernah dipakai dalam kalimat entri.
Rangkaian perbukitan kapur yang membentang di Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian utara, tempat air tanah terbentuk bagi sawah di bawahnya, dan pokok sengketa penambangan yang berlangsung sejak 2014.
Batu gamping yang menyimpan air
Pegunungan Kendeng membentang di utara Jawa Tengah dan Jawa Timur dan tersusun atas batu gamping. Batuan itu larut oleh air hujan yang sedikit asam, sehingga di dalamnya terbentuk rongga, gua, dan sungai bawah tanah, dan air hujan yang jatuh di punggung bukit tidak mengalir di permukaan melainkan masuk ke dalam dan muncul kembali sebagai mata air di kaki bukit.
Mata air itulah yang mengairi sawah di bawahnya. Susunan tersebut berarti bahwa yang terjadi di punggung bukit menentukan yang tersedia di kaki bukit, dan bahwa hubungan keduanya tidak terlihat dari permukaan. Keterangan keteknikan ini perlu dinyatakan lebih dahulu, sebab tanpanya perkara yang diuraikan pada bagian berikut terbaca sebagai pertentangan antara pembangunan dan kepercayaan, padahal yang dipersoalkan adalah hidrologi.
Pabrik semen, dan kaki yang dicor
Sejak 2006 rencana pembangunan pabrik semen dan penambangan batu gamping di Kendeng ditolak sebagian penduduk, terutama Sedulur Sikep dan petani di kaki bukit, atas dasar bahwa penambangan akan merusak susunan penyimpanan air tersebut. Penolakan dijalankan melalui pengadilan, melalui penolakan menandatangani, dan melalui tindakan yang paling dikenal: pengecoran kaki dengan semen di depan Istana Negara pada 2016 dan 2017.
Perkaranya berjalan berganti-ganti. Mahkamah Agung membatalkan izin lingkungan pada 2016 melalui peninjauan kembali; izin baru diterbitkan sesudahnya; kajian lingkungan hidup strategis dikerjakan atas perintah Presiden; dan sengketa berlanjut. Ensiklopedia ini mencatat perkara ini pada entri tempat dan pada entri tokoh yang ajarannya dipakai penolaknya, dan mencatat bahwa ia belum selesai pada saat catatan ini ditulis.
Entri penuh 3 / 3
2 bagian, 3 sumber, satu di antaranya primer.
Penuh bukan berarti selesai. Artinya entri ini melewati ambang yang ditetapkan ensiklopedia ini sebelum ia berbicara panjang.