Runtuhnya Majapahit
Peristiwa Jawa Timur
Bentuk nama lain dan yang ditolak
Bentuk yang ditolak tetap dapat dicari agar sumber lama tetap dapat ditemukan, tetapi tidak pernah dipakai dalam kalimat entri.
Berakhirnya Majapahit, yang tarikhnya diperselisihkan: candrasengkala sirna ilang kertaning bumi dalam Pararaton menunjuk 1400 Saka atau 1478 Masehi, sedangkan bukti prasasti dan catatan Portugis menempatkan keruntuhan terakhirnya pada tangan Demak sekitar 1527 — dua tarikh yang keduanya beredar dan menjawab pertanyaan yang berbeda.
Dua tarikh, dan sebuah sengkalan
Tarikh berakhirnya Majapahit tidak tunggal. Sengkalan sirna ilang kertaning bumi — yang dibaca sebagai 1400 Saka, yaitu 1478 Masehi — beredar luas dan sering disebut sebagai tahun keruntuhannya. Tetapi prasasti dan sumber lain menunjukkan pemerintahan Majapahit masih berjalan sesudah tahun itu, dan penaklukan oleh Demak lazim ditempatkan pada 1527.
Perbedaan ini dapat diterangkan. Peristiwa 1478 tampaknya adalah jatuhnya ibu kota kepada Girindrawardhana dari Kadiri — pergantian wangsa dan bukan berakhirnya kerajaan — sementara 1527 adalah penaklukan oleh kekuatan yang berbeda agamanya. Sengkalan itu sendiri menyebut “hilangnya kemakmuran bumi”, ungkapan yang cocok bagi keduanya, dan kemudahan ia dipakai untuk dua peristiwa adalah bagian dari sebab ia bertahan.
Apa yang berpindah, dan ke mana
Berakhirnya Majapahit tidak berarti berakhirnya yang dihasilkannya. Penyalinan susastra Jawa Kuno berpindah ke Bali dan Lombok dan berlanjut di sana tanpa terputus, dan hampir seluruh kakawin yang dikenal hari ini sampai melalui jalur itu. Sebagian keluarga bangsawan berpindah ke timur, dan penuturan tentang perpindahan itu menjadi bagian dari penuturan asal-usul di Bali dan di Tengger.
Penuturan-penuturan tersebut perlu diperlakukan sebagai penuturan. Bahwa susastra berpindah adalah keterangan yang ditopang naskah; bahwa sekelompok orang tertentu berpindah ke tempat tertentu pada waktu tertentu umumnya tidak, dan pemakaian penuturan itu untuk menyatakan asal-usul sebuah masyarakat adalah pemakaian yang dicatat pada entri masyarakat yang bersangkutan.
Entri penuh 3 / 3
2 bagian, 5 sumber, satu di antaranya primer.
Penuh bukan berarti selesai. Artinya entri ini melewati ambang yang ditetapkan ensiklopedia ini sebelum ia berbicara panjang.
Koreksi pada entri ini
Koreksi
Koreksi penanggalan. Runtuhnya Majapahit semula ditulis 1478 tanpa keterangan. Tarikh itu berasal dari pembacaan candrasengkala dalam Pararaton dan menandai satu peristiwa di dalam kerajaan, bukan akhirnya; keruntuhan terakhirnya ke tangan Demak ditempatkan sekitar 1527 oleh bukti prasasti dan catatan Portugis. Kedua tarikh kini dicantumkan beserta apa yang masing-masing tandai.