Masyarakat
Urutan menurut kedalaman entri, yang dihitung dari apa yang benar-benar ada: ringkasan, jumlah bagian, jumlah sumber, dan ada tidaknya sumber primer. Entri kosong tetap ditampilkan agar kekosongan terlihat.
Baduy
Masyarakat berbahasa Sunda di Desa Kanekes, Lebak, Banten, yang menjalankan Sunda Wiwitan dan membatasi hubungan dengan dunia luar menurut derajat…
Berdaya penuh
Bugis
Masyarakat berbahasa Bugis di Sulawesi Selatan, pelaut dan pedagang yang permukimannya tersebar di seluruh perairan Nusantara, dan pemilik salah satu…
Terpelihara
Minangkabau
Kelompok berbahasa Minangkabau di dataran tinggi dan pesisir Sumatera Barat, dengan sistem kekerabatan matrilineal yang berjalan berdampingan dengan…
Berdaya penuh
Toraja
Masyarakat dataran tinggi Sulawesi Selatan yang hidup adatnya berpusat pada rumah tongkonan dan pada dua kutub upacara: rambu tuka', asap yang naik,…
Terpelihara
Asmat
Masyarakat rawa pesisir selatan Papua yang dikenal luas karena pahatan kayunya, dan yang kerangka kosmologinya menghubungkan manusia, pohon, dan…
Terpelihara
Batak Toba
Kelompok berbahasa Batak Toba di sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir, dengan sistem marga patrilineal, kerangka kewajiban dalihan na tolu, dan…
Terpelihara
Ngaju
Masyarakat berbahasa Ngaju di sepanjang Sungai Kahayan, Kapuas, dan Katingan, pengemban Kaharingan dan upacara kematian besar tiwah.
Menyusut
Orang Rimba
Masyarakat pemburu-peramu dan peladang di kawasan hutan dataran rendah Jambi, terutama Bukit Duabelas dan Bukit Tigapuluh, yang hidupnya terikat pada…
Tidur
Orang Sumba
Masyarakat Pulau Sumba yang sebagian besar menganut Marapu, agama leluhur yang diurus oleh rato, dan yang menjalankan pasola sebagai bagian dari…
Menyusut
Sasak
Masyarakat berbahasa Sasak di Lombok, mayoritas Muslim, dengan sebagian komunitas di Bayan yang menjalankan Wetu Telu — bentuk keislaman yang berpadu…
Terpelihara
Atoni Meto
Masyarakat Timor bagian barat, dengan rumah bulat ume kbubu dan susunan ruang yang ditata menurut arah dan gender.
Menyusut
Bali Aga
Komunitas Bali pegunungan yang menyatakan diri mendahului pengaruh Majapahit, dengan susunan desa dan upacara yang berbeda dari Bali dataran.
Menyusut
Iban
Masyarakat rumah panjang di hulu Kapuas dan lintas batas Sarawak, dengan tenun pua kumbu dan tuturan timang.
Menyusut
Mentawai
Masyarakat kepulauan di lepas pantai barat Sumatera, dengan rumah bersama uma, tato tubuh, dan pengetahuan pengobatan sikerei.
Tidur
Ono Niha
Masyarakat Pulau Nias, dengan tradisi megalitik, rumah panggung omo hada, dan pesta kedudukan owasa.
Menyusut
Tengger
Masyarakat lereng Bromo yang menjalankan bentuk Hindu Jawa tersendiri, dipimpin dukun pandhita, dengan Yadnya Kasada sebagai upacara pokoknya.
Terpelihara
Aceh
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Terpelihara †
Bajau
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †
Bali
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Berdaya penuh †
Banjar
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Terpelihara †
Bugis Pagatan
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †
Dani
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Terpelihara †
Jawa
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Berdaya penuh †
Kei
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †
Lampung
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †
Madura
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Berdaya penuh †
Makassar
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Terpelihara †
Osing
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Terpelihara †
Rejang
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †
Sangir
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †
Sunda
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Berdaya penuh †
Ternate
Entri ini baru berisi catatan otoritas nama. Isinya belum ditulis.
Menyusut †