Praktik

Urutan menurut kedalaman entri, yang dihitung dari apa yang benar-benar ada: ringkasan, jumlah bagian, jumlah sumber, dan ada tidaknya sumber primer. Entri kosong tetap ditampilkan agar kekosongan terlihat.

Rambu Solo' Upacara kematian Toraja Rangkaian upacara kematian Toraja, dijalankan berbulan atau bertahun sesudah kematian, yang biayanya dipikul jaringan kewajiban antar-tongkonan dan… Berdaya penuh Lengkap Merantau Lembaga kepergian sementara dari kampung halaman untuk mencari penghidupan dan kedudukan, dengan kembalinya sebagai bagian dari maksud kepergian itu… Berdaya penuh Berkembang Pasola Pertarungan berkuda antar-kelompok di Sumba Barat, dijalankan sesudah kemunculan nyale, sebagai bagian dari rangkaian tahunan Marapu yang menyangkut… Terpelihara Berkembang Bau Nyale Penangkapan cacing laut nyale di pantai selatan Lombok pada waktu yang ditetapkan dari pengamatan, dikaitkan dengan narasi Putri Mandalika. Berdaya penuh Rintisan Bedhaya Ketawang Tarian sembilan penari di Keraton Surakarta, dipentaskan pada peringatan penobatan dan diperlakukan sebagai pusaka, bukan pertunjukan. Menyusut Rintisan Hombo Batu Stone jumping Lompatan melewati tumpukan batu setinggi sekitar dua meter di Nias selatan, dahulu bagian dari penilaian kesiapan laki-laki. Menyusut Rintisan Labuhan Persembahan keraton Yogyakarta dan Surakarta ke laut selatan dan ke gunung, memperingati perjanjian dengan penguasa laut selatan. Terpelihara Rintisan Ma'nene' Pembersihan dan penggantian pakaian jenazah leluhur yang dijalankan berkala di sejumlah kecamatan Toraja Utara. Terpelihara Rintisan Mangulosi Pemberian ulos dari pihak hula-hula kepada boru dalam kerangka dalihan na tolu. Berdaya penuh Rintisan Mekare-kare Pertarungan dengan daun pandan berduri di Tenganan Pegringsingan, bagian dari rangkaian upacara desa. Terpelihara Rintisan Melangun Kepergian rombongan Orang Rimba dari suatu tempat sesudah kematian, meninggalkannya untuk waktu lama. Tidur Rintisan Ngaben Upacara kremasi Bali yang mengantar jiwa keluar dari tubuh, dijalankan sendiri atau bersama-sama menurut kemampuan keluarga. Berdaya penuh Rintisan Peresean Pertarungan dua lelaki dengan rotan dan perisai kulit di Lombok, dahulu berkaitan dengan permohonan hujan. Terpelihara Rintisan Randai Teater lingkaran Minangkabau yang memadukan cerita, gerak silek, dan nyanyian, dipentaskan oleh pemain yang bergerak melingkar sambil menepuk celana. Terpelihara Rintisan Rendang Pemasakan daging dalam santan dan bumbu hingga kering, yang dalam adat berkaitan dengan penyajian pada upacara dan dengan kewajiban tuan rumah. Berdaya penuh Rintisan Reog Ponorogo Pertunjukan dengan topeng singa berhias bulu merak yang diangkat dengan gigi, dari Ponorogo. Terpelihara Rintisan Saman Duduk berbaris dengan gerak tangan dan tubuh serentak diiringi syair, dari Gayo Lues. Terpelihara Rintisan Seba Kunjungan tahunan utusan Kanekes kepada pemerintah daerah, membawa hasil bumi, sebagai pengakuan timbal balik. Berdaya penuh Rintisan Sedekah Laut Persembahan nelayan pesisir utara dan selatan Jawa ke laut, dengan bentuk dan waktu berbeda tiap daerah. Terpelihara Rintisan Sikerei Pengetahuan dan tindakan pengobatan Mentawai yang dipegang orang terlatih melalui rangkaian inisiasi panjang. Tidur Rintisan Silek Seni bela diri Minangkabau, diajarkan di sasaran dan berkaitan erat dengan randai serta dengan pendidikan laki-laki di surau. Terpelihara Rintisan Tari Piring Tarian dengan piring di kedua telapak tangan, kini paling sering dipentaskan pada acara resmi dan penyambutan. Terpelihara Rintisan Tiwah Upacara kematian kedua Ngaju yang mengantar arwah ke Lewu Tatau dan memindahkan tulang ke sandung. Menyusut Rintisan Yadnya Kasada Persembahan masyarakat Tengger ke kawah Bromo pada bulan Kasada, dipimpin dukun pandhita. Terpelihara Rintisan